HULU SELANGOR, 9 Julai - Hari ini khatib berjaya menarik perhatian audian dengan menjelaskan isu keruntuhan akhlak remaja yang semakin tenat dewasa ini...Pada yang tertidur, yang terlelap, yang terliur ketika khtib membaca khutbah, mereka tertanya-tanya, benarkah ia makin meruncing...Dalam khutbah tersebut, khatib berbicara mengenai didikan dari rumah...Untuk membentuk sesebuah keluarga yang sakinah, ia perlu dimulai dengan "walid", "abi", "abah", "ayah", "papa". Kita perlu lihat diri kita, sebelum melihat pada anak-anak...sudahkah kita mampu berubah mungikut lunas agama...jika tak, kita pasti berusaha, kerana Allah pasti akan sentiasa bersama kita...supaya kita, sebagai model, dalam keluarga sakinah...Jzkl.
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”[Al Hujuraat:6] Ayat di atas menjelaskan satu kejadian di zaman Nabi. Ketika itu Al Harits menghadap Nabi. Dan Nabi mengajaknya masuk ke dalam Islam. Al Harits pun bersyahadah masuk ke dalam Islam. Nabi mengajaknya untuk membayar zakat. Al Harits menyanggupinya dan berkata: “Ya Rasulullah, aku akan pulang kepada kaumku dan mengajak mereka masuk Islam dan membayar zakat. Aku akan mengumpulkan zakatnya. Jika telah tiba waktunya, kirimlah utusan untuk mengambil zakat.” Akhirnya Nabi mengutus Al Walid bin ‘Uqbah untuk mengambil zakat pada Al Harits. Namun sebelum sampai di tempat, Al Walid takut dan akhirnya pulang dan memberi laporan palsu pada Nabi. Katanya Al Harits tidak mau membayar zakat bahkan mengancam akan membunuhnya. K...
Comments